7 cara mudah mengurus akte kelahiran Anak

7 cara mudah mengurus akte kelahiran Anak

Ketika kita mendapat anggota keluarga baru, seyogyanya kita segera mengurus akte kelahiran Anak tersebut.

Sebagaimana aturan Pada Undang-Undang Nomor 3 Pasal 27 Ayat 1 Tahun 2006, kita di kasih waktu maksimal 60 hari setelah kelahiran untuk mengurus administrasi kelahiran tersebut. Akte kelahiran sangat penting bagi bayi untuk mendpatkan pelayanan public baik di lembaga pemerintah maupun Non Pemerintah. Misal ketika akan masuk sekolah atau akan berobat di layanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas atau Rumah sakit milik Negara. Ketika bayi baru di laporkan maka secara otomatis akan tercatat di Dinasi kependudukan dan catatan sipil  dan bayi tersebut akan memiliki NIK di   kartu keluarganya. maka di sarankan juga Kartu keluarganya di perbaharui di kelurahan setempat.

Berikut 7 cara syarat untuk mengurus akte kelahiran:

  • Surat keterangan kelahiran dari dokter/Bidan/Rumah Sakit atau Puskesmas. Intinya surat keterangan dimana bayi tersebut lahir dan siapa yang memabntunya
  • Surat pengantar atau keterangan  dari RT atau RWsetempat dan kelurahan
  • Kartu Keluarga asli,KTP Otang tua   beserta fotokopi  masing-masing 2 lembar
  • Fotokopi buku nikah /Akte Pernikahan dari Catatan Sipil sebanyak 2 lembar.
  • Fotokopi Akte Kelahiran suami-istri sebanyak 2 lembar./Fotocopy passport bagi WNA
  • Dua orang saksi untuk membuktikan tentang kelahiran di Dinas Pencatatan Sipil berikut fotokopi KTP yang
  • Mengisi Formulis Permohonan Pencatatan Kelahiran dengan materai Rp6000.

Selanjutnya dating ke kantor catatan sipil tersebut , kemudian Tanya informasi atau loket pengurusan akte Kelahiran. Biasanya kita menunggu sekitar 15-30 menit untuk nomor antri dan untuk waktu dari pelaporan sampai jadi Akte Kelahiran sekitar 15 Hari ( 2 minggu). dan untuk biayanya sendiri Gratis.

 

akte-kelahiran 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WA 0813 6767 6975 BasitDaftar FREEMEMBER