7 Biaya dalam Proses Jual Beli Rumah Seken

7 Biaya dalam Proses Jual Beli Rumah Seken

Investasi dalam dunia property sangat menjanjikan karena harga property semakin hari semakin mahal yang kenaikannnya bias diatas 10% perttahun, bahkan di daearh tertentu yang lokasinya strategis kenaikan bias mencapai 20%. Namun di dalam transaksi tersebut banyak biaya yang harus di persiapkan untuk mengurusnya. Baik biaya yang secara resmi di bayar kepada Negara atau pemerintah missal biaya untuk pengurusan PPh, BPHTB, PNBP dan juga biaya untuk notaris dan PPAT. Berikut biaya -biaya yang harus di keluarkan dalam proses Jual beli rumah seken.

1. Biaya Pengecekan Sertifikat

Proses pengecekan sertifikat harus dilakukan sebelum dilakukan proses jual beli. ini sangat penting bagi pembeli untuk memastikan bahwa sertifikat legal dan tidak ada catatan sita atau catatan blokir dan sengketa dengan pihak lain. Biaya pengecekan sertifikat biasanya di tanggung oleh penbeli tapi sesuai kesepakatan bersama. dan besarnya tergantung kantor bPN masing-masing biasanya berkisar 100-500 ribu rupiah.

akte-jual-beli

2. Akte Jual beli (AJB)
Biaya AJB berkisar 1% dari nilai transaksi dan pembuat AJB adalah PPAT (Pejabat Pembuat akta tanah). Untuk biaya AJB biasanya di tanggung oleh kedua belah pihak pembeli dan Penjual, tapi bias diskusikan tergantung kesepakatan juga.

3. Biaya Balik Nama.

Biaya ini biasanya di tanggung oleh pembeli dan besarnya tergantung kebijakan masing-masing daerah

4. Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)

PNBP dibayarkan pada saat pengajuan Peralihan Hak atau Balik Nama. dengan kisaran 1/1000/mil dari nilai  NJOP.

5. Biaya PPH dan BPHTB

Biaya PPH biasanya berkisar 5% dari transaksi. dan biasanya menjadi tanggung jawab penjual. tapi bias di negosiasi tergantung kesepakatan. Biaya yang harus dikeluarkan berikutnya adalah Bea atas Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atau yang biasa disingkat (BPHTB) dan nilainya sekitar 5% juga dari transaksi dan di tanggung oleh pembeli.

6. Biaya KPR

Untuk pembelian rumah melalui KPR masih ada biaya lain yang perlu dipersiapkan berkisar 4-6% dari Plafond yang di setujui oleh bank, dan biaya ini mutlak tanggung jawab pembeli

7. Biaya Jasa Notaris

Untuk setiap perjanjian jual beli wajib melalui PPAT atau notaris untuk keamanan kita bersama terutama bagi pembeli.

Menurut pasal 51 UUJN, notaris memiliki beberapa tugas pokok, diantaranya:

  • Membukukan surat-surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus (waarmerking);
  • Membuat salinan dari asli surat dibawa tangan berupa salinan yang memuat uraian sebagaimana ditulis dan digambarkan dalam surat yang bersangkutan;
  • Melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat aslinya (legalisasi);
  • Memberikan penyuluhan hukum sehubungan dengan pembuatan akta;
  • Membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan;
  • Membuat akta risalah lelang;
  • Membetulkan kesalahan tulis dan atau kesalahan ketik yang terdapat pada minuta akta atau akta yang ditandatangani para penghadap akta asli yang menyebutkan tanggal dan nomor BA pembetulan, dan salinan tersebut dikirimkan ke para pihak..

Biaya notaris biasanya menjadi tanggung jawab bersama antara penjual dan pembeli dan berkisar 4.000.000 – 5.000.000.

Bagi pembeli, ketika serah terima  unit pastikan untuk rekening listrik, telpon dan PAM telah lunas di bayar oleh pembeli.

pengecekan-sertifikat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WA 0813 6767 6975 BasitDaftar FREEMEMBER